Saturday, 2 April 2016

Puisi Singkat Namun Bermakna

Puisi sering dijadikan sebagai sarana universal yang dapat dijadikan untuk mengungkapkan berbagai hal, keinginan, perasaan dan isi hati. Puisi juga sering digunakan seseorang untuk mengungkapkan perasaannya terhadap teman, pacar, saudara, orangtua, pahlawan, pemerintah bahkan orang yang tidak dikenal sekalipun.


Nah, kali ini aku mendapat dua buah puisi pendek namun bermakna dari seorang teman, dia ingin aku mempost puisinya di blogku. Puisi ini bermakna perasaan dan kondisinya saat ini. Katanya dia sering menuliskan puisi tentang perasaannya, karena merasa tidak ada orang yang bisa diajak untuk berbagi, jadi dia menuangkannya di dalam sebuah puisi.


Acctually, I can feel what you felt at that moment, karena aku juga pernah bahkan sering berada di posisi itu. Tapi maaf aku tidak bisa bantu apa-apa. Aku memang belum pantas disebut teman baik buat kamu. i'm sorry.. :(

the first poem he sent me:


puisi2


Aku paham maknanya, kamu merasa sendiri, kamu duduk merenung dalam kesendirian tapi masih bisa tersenyum karena sesuatu hal. But, idk what i could do to help you. Dan lagi lagi aku hanya bisa bilang Sorry, aku tidak begitu bermanfaat sebagai teman.


and the second poem:


puisi3


"I see butterflies floating in the dark sky
I wonder why they are so high
I think they only they know why
I feel the wind watching them fly
I hope they smile when they say goodbye
I love you all butterfly"


Katanya sih ini gak berarti apa-apa, hanya saja dia melihat ada kupu-kupu lewat pada saat itu. Tapi kali ini aku sedikit paham artinya. Terimakasih banyak udah berbagi apa yang kamu rasakan saat itu. Aku minta maaf jika selama ini belum bisa seperti yang kamu harapakan. Aku berbeda dari yang kamu ekspektasikan selama ini. Mungkin kamu keceewa, sekali lagi sorry.


Aku berharap setelah kamu pulang ke kota mu nanti, kamu tetap ingat aku sebagai teman yang pernah dekat denganmu. Semoga kamu dapat apa yang kamu inginkan disana, pekerjaan  yang lebih baik, dekat dengan keluarga, tempat tinggal yang jauh lebih baik dari Jakarta. Jakarta memang tidak senyaman yang dibayangkan. Pokoknya yang terbaik ya buat kamu, semoga bisa bertemu di lain waktu. Aku sedih dan cukup sedih, tapi bersyukur sempat memiliki teman seperti kamu. :)


Terimakasih buat puisinya teman.. :) Aku pasti merindukanmu. Take care.


0 comments:

Post a Comment