Monday, 8 August 2016

Produk Teknologi 4G Karya Anak Bangsa

Teknologi terus berkembang dan selalu menghasilkan banyak karya yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Banyak ilmuan menciptakan kecanggihan demi mempermudah segala sesuatu yang dilakukan. Seperti halnya yang dilakukan oleh professor Khoirul Anwar sebagai penemu produk teknologi 4G LTE (Long Term Evolution). Sekarang ini siapa yang tidak tahu 4G, semua pengguna gadget sudah tidak asing lagi dengan jaringan terbaru ini. 4G merupakan jaringan internet yang memiliki akses yang lebih cepat dalam pengiriman data. Penemu teknologi ini merupakan orang Indonesia, asli Jawa Timur yang berhasil menyelesaikan studi Master dan Doctor di Nara Institute of Science Jepang.



produk teknologi



Sebagai salah satu anak orang desa dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, khoirul bekerja keras agar bisa membanggakan kedua orang tuanya. Namun pada tahun 1990, ayah khoirul meninggal dunia membuatnya harus semakin giat untuk mengejar cita-citanya. Pria lulusan S1 ITB ini menemukan teknologi 4G LTE karena kegilaannya tantang tenaga yang dimiliki Goku, yaitu salah satu tokoh pada serial kartun Dragon Ball. Seluruh kekuatan alam yang digabungkan oleh Goku, mampu menghasilkan bola api yang bisa menghancurkan musuhnya. Itu yang menjadi pemikiran awal pembuatan 4G LTE, dengan menarik kedua kekuatan dan menggabungkannya akan menghasilkan tenaga yang luar biasa.



Rumus matematika dan ilmu sain lainnya digabungkan sehingga menjadi bekal awal untuk membuat dan mewujudkan teknologi ini. Khoirul mampu menemukan transmitter untuk jaringan teknologi tinggi baik di bumi ataupun di satelit. Sebagai penemu dan pemilik paten produk teknologi 4G LTE merasa iri dengan negara Matahari terbit. Jaringan internet mampu menjangkau daerah terpencil bahkan yang ada di wilayah pelosok. Sedangkan di negaranya, jaringan 4G pun sangat sulit dinikmati bahkan di kawasan kota sekalipun.



Hal ini yang terus dikembangkan oleh Khoirul, agar bangsanya juga bisa menikmati hasil yang sudah Ia temukan. Berbeda dengan jaringan pendahulunya seperti 1G yang pertama kali diluncurkan pada tahun 1980, 2G pada awal tahun 1990, dan jaringan 3G pada akhir tahun 1990, 4G memiliki kecepatan 100 mega bit per detik saat penggunanya menggunakan fasilitas jaringan ini. Kekurangan yang dimiliki oleh jaringan ini adalah, tidak semua handphone yang bisa merasakan kecepatan dan kecanggihannya. Harus menggunakan smartphone yang mendukung kinerja jaringan 4G. Sedangkan harga yang ditawarkan untuk setiap handphone yang memiliki teknologi ini sangat mahal. Namun demikian jaringan tanpa kabel 4G LTE akan sangat bermanfaat bagi pemilik handphone yang memenuhi spesifikasi jaringan 4G LTE.



Sejak kecil Khoirul bertekad untuk bisa menjadi ilmuan dengan terus belajar mengenai sain, dan Dia berharap bisa menjadi seperti Albert Enstein yang sangat jenius. Di Tokyo Jepang, saat iya mendapatkan beasiswa, Khoirul terus berinovasi dan mencoba meskipun banyak orang menganggap Dirinya gila, namun dengan semangat juang tinggi, pria asli Kediri Jawa Timur ini mampu menghasilkan karya luar biasa yang tidak hanya dinikmati sebagian orang, namun seluruh dunia.



Artikel lainnya: Produk teknologi pintar dari lenovo



Setelah menempuh pendidikan S2 di Bandung, Khoirul mendapatkan beasiswa di Jepang melalui Panasonic. Keuletan dan kegigihan yang dimilikinya mampu membawa pria 44 tahun ini mencapai kesuksesan di bidang ilmu teknologi. Khoirul terus belajar dan melakukan penelitian supaya bisa menemukan teori baru serta produk teknologi lainnya yang bisa berguna bagi banyak orang. Bangga jadi Indonesia.


0 comments:

Post a Comment