Eduzet Berbagai Informasi Yang Mengedukasi Pembaca

Sunday, 18 December 2016

Rahasia Tips Kecantikan Alami Wanita Indonesia Sejak Zaman Dahulu

Wajah wanita Eropa terlihat lebih cantik daripada wajah wanita pribumi sehingga sering membuat iri. Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau. Itulah pepatah yang sering diperdengarkan ketika rasa tak puas hati mulai menjalar di hati, padahal setiap wanita dilahirkan dengan kecantikan diri masing-masing, begitu juga wanita Indonesia. Ciri khas untuk wanita Indonesia adalah kulit sawo matang nan manis dipandang. Daripada membandingkan dengan kecantikan wanita dari negara lain, alangkah lebih baiknya jika menjaga kecantikan anugerah Tuhan dengan beberapa tips kecantikan alami dari nenek moyang.

wanita eropa

Wanita Indonesia sering merasa rendah diri karena memiliki kulit sawo matang atau gelap sehingga banyak sekali produk di pasaran yang laris manis karena diklaim mampu membuat kulit menjadi lebih putih dan cerah. Padahal di daratan Eropa sana, para wanitanya juga sibuk untuk menggelapkan kulit dengan berbagai produk dan cara karena menginginkan kulit yang eksotis seperti wanita Asia. Mensyukuri dan menjaga apa yang Tuhan telah berikan sesungguhnya lebih baik. Untuk itu rawatlah kecantikan dengan beberapa tips alami di bawah ini:




  • Mau kulit kencang? Pakai masker mentimun

Hingga kini, eksistensi mentimun masih belum pudar meskipun telah banyak klinik kecantikan dan juga produk kecantikan muncul. Mentimun memiliki manfaat untuk merevitalisasi kulit atau membantu mengencangkan kulit. Gunakan parutan mentimun untuk masker wajah demi memiliki kulit yang lebih kencang dan awet muda. Selain itu dengan mengompres mata dengan mentimun, maka kantung mata pun perlahan dapat hilang.




  • Bengkoang untuk mencerahkan kulit

Khasiat bengkoang sudah menjadi rahasia umum yang hampir semua orang mengetahuinya. Kandungan vitamin B1 dan vitamin C, membantu kulit untuk terlihat mulus dan lebih bercahaya. Pakailah masker bengkoang dua kali seminggu secara rutin untuk hasil maksimal.




  • Hilangkan jerawat dengan sirih

Sirih memiliki sifat antiseptik serta anti bakteri sehingga sangat cocok untuk dipakai kala wajah berjerawat. Caranya dengan menggunakan air rebusan daun sirih yang kemudian digunakan untuk mencuci muka. Gunakan saat air masih hangat, dan lanjutkan untuk membilas wajah dengan air dingin. Kulit bebas jerawat bisa Anda miliki.




  • Santan untuk rambut berkilau

Santan mengandung pelembab alami yang dapat mengembalikan vitalitas dan juga kilau pada rambut. Sebelum ada conditioner, dahulu nenek moyang menggunakan santan ini yang dibalurkan pada rambut setelah keramas. Tak heran jika wanita jaman dulu memiliki rambut yang sehat dan berkilau. Anda juga bisa mencoba tips kecantikan yang satu ini untuk perawatan alami rambut Anda.




  • Atasi ketombe dengan jeruk nipis

Sifat asam pada jeruk nipis ini ternyata memiliki manfaat untuk menyeimbangkan pH di kulit kepala yang memungkinkan menangkal segala jenis bakteri dan jamur yang dapat mengundang ketombe. Anda bisa memijat kepala setelah keramas dengan air perasan jeruk nipis ini. Gunakan secukupnya dan pastikan kulit kepala bebas dari luka agar tidak terasa perih.


Itulah beberapa tips kecantikan alami wanita sejak zaman dahulu yang hingga kini masih tetap eksis karena memiliki khasiat yang luar biasa dan tanpa efek samping. Menggunakan bahan-bahan alami untuk merawat diri tentu lebih aman daripada memilih dengan obat-obatan yang sering beresiko di jangka panjang. Tetaplah percaya diri dengan kecantikan masing-masing yang Anda miliki dan rawat apa yang telah Tuhan berikan dengan baik, hal ini tentu lebih baik dan bijaksana.


Tuesday, 13 December 2016

Cara Merawat Bayi untuk Ibu Muda

Memiliki buah hati untuk pertama kali tentu saja menjadi hal yang tak terlupakan bagi seorang wanita karena dengan memiliki buah hati mereka sudah sepenuhnya menjadi seorang ibu. Memiliki buah hati tentu menjadi hal yang sangat menyenangkan. Tak heran jika banyak orang tua, khususnya seorang ibu mempersiapkan segala hal menjelang kelahirannya. Tapi di balik itu semua, seorang ibu sering menjumpai sebuah permasalahan yakni belum mahir dalam merawat buah hati. Apakah Anda salah satu diantaranya? Jika benar begitu lebih baik baca saja tips dan trik cara merawat bayi untuk ibu mudah dan masih pemula.


merawat bayi


Menggendong


Sebagai seorang ibu mudah yang masih pemula, Anda tentu saja dituntut untuk bisa menggendong bayi. Namun kebanyakan ibu mengalami canggung ketika melakukannya. Sebenarnya Anda tidak perlu canggung karena menggendong bayi tidak sesulit yang dibayangkan. Cara menggendong bayi yang benar adalah seperti berikut:




  • Pertama angkat bagian kepala bawah hingga leher bayi dengan satu tangan.

  • Sedangkan tangan yang lainnya bisa digunakan untuk menyangga bagian pantat bayi.

  • Setelah itu angkat bayi secara perlahan menuju dada Anda. Kemudian betulkan posisi kepala agar lebih nyaman untuk digendong. Pastikan Anda membetulkan posisi kepala dengan perlahan.

  • Jika ingin meletakkan, pegang bagian kepala dan leher secara perlahan. Kemudian letakkan pada permukaan yang datar dan juga empuk. Setelah itu barulah Anda melepaskan pegangan pada bagian pantat dengan perlahan.


Merawat tali pusat


Merawat tali pusat bayi memang perlu hati-hati dan tidak boleh sembarangan. Karena jika sembarangan tentu saja bisa membahayakan. Tips untuk merawat bayi yang masih memiliki tali pusat adalah seperti berikut:




  • Pastikan ketika mandi tali pusat tidak lembab apalagi basah. Jika terlanjur, segera keringkan perlahan menggunakan handuk ataupun waslap. Namun pastikan handuk dan waslap dalam keadaan bersih.

  • Bersihkan tali pusat dengan alkohol menggunakan cotton bud. Setelah itu barulah Anda bisa mengganti kain kasa yang melekat.

  • Setelah kain kasa diganti, pakaikan bayi baju dengan perlahan dan jangan sampai melukai tali pusatnya tersebut.

  • Jika memang ada kesulitan atau permasalahan ketika merawat tali pusat, Anda bisa berkonsultasi kepada dokter ataupun bidan.


Mengganti popok


Pada awal kelahiran, umumnya bayi belum menggunakan celana dan masih menggunakan popok kain. Popok ini sebenarnya tidak masalah untuk digunakan. Tapi Anda harus memastikan popok ini dalam keadaan bersih dan steril. Karena jika tidak bisa memicu iritasi pada kulit bayi. Ketika buah hati buang air di popok sebaiknya segera lakukan penggantian. Selain itu setelah mandi sebaiknya pakaikan popok yang baru. Jangan lupa untuk selalu mencuci popok hingga bersih.


Menenangkan bayi


Bayi di awal kelahirannya memang suka menangis. Ini memang normal tapi yang perlu Anda ketahui adalah Anda harus sabar menanganinya. Biasanya tangisan bayi memiliki aneka pertanda seperti merasa lapar, haus ataupun mengantuk. Sebagai ibu Anda harus mengetahui arti tangisan ini. Jika keinginan buah hati sudah terpenuhi, biasanya tangisan tersebut akan berhenti. Tapi jika masih terus menangis mungkin Anda bisa berkonsultasi kepada dokter.


Itulah beberapa tips merawat bayi bagi ibu muda dan masih pemula. Memang pada awal merawat buah hati akan merasa sedikit repot. Ketelatenan dan kesabaran diperlukan untuk merawat buah hati. Tak perlu mengalami baby blues karena memang itulah konsekuensi memiliki seorang buah hati. Semoga tips ini bisa memberikan inspirasi bagi para ibu muda.

Monday, 5 December 2016

Lebih Cermat Memilih Bumbu Masakan Instan yang Aman untuk Kesehatan

Untuk menunjang asupan makan harian, sebagian orang memang lebih senang memasak sendiri dibandingkan dengan membeli. Alasannya jauh lebih aman karena diolah dengan tepat, kandungan bahan yang ada di dalamnya juga terjamin. Selain itu juga cukup efektif digunakan sebagai sarana dalam berhemat. Karena bisa jadi untuk sekali makan di restoran sebenarnya uang tersebut cukup digunakan berbelanja kebutuhan makan harian. Bagaimana dengan Anda sendiri?, lebih senang memasak atau membeli. Masak sekarang ini bukan hal yang sulit, mengingat ada cukup banyak bumbu masakan instan atau siap pakai yang dijual di pasaran, harga sangat terjangkau dengan rasa yang enak.

bumbu masakan

Tinggal ditambahkan dengan bahan-bahan yang akan Anda olah tanpa harus repot meracik sendiri. Jaminan rasa sudah menggoyang lidah Anda dan juga lebih cepat jadinya. Bumbu instan di pasaran hadir dalam berbagai jenis rasa, mulai dari Anda yang senang dengan makanan-makanan tradisional Indonesia, hingga beberapa bumbu oriental, untuk makanan-makanan dari luar negeri. Ditawarkan dalam harga yang relatif terjangkau.


Namun juga patut diingat bahwa bumbu masakan instan ini tak menjamin nilai kesehatan bagi Anda. Mengingat olahan pabrik terkadang kandungannya juga dicampur berbagai bahan pengawet agar tahan lebih lama. Jika dikonsumsi secara terus menerus tentunya berbahaya bagi kesehatan. Berikut ini setidaknya ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk memilih bumbu praktis yang aman dikonsumsi, yaitu;




  1. Cermat melihat tanggal kadaluarsa produk, biasanya untuk seri produksi perusahaan besar, ia akan dikemas dalam bentuk yang sangat baik, ada tanggal kadaluarsa dan juga mencantumkan komposisi pada bagian kemasan. Anda dapat dengan cermat melihat-lihat apakah bumbu tersebut masih layak konsumsi atau tidak dari tanggal kadaluarsa ini.

  2. Bagi produk bumbu instan yang tak diproduksi oleh perusahaan besar, umumnya Anda hanya menjumpainya dalam bungkusan plastik saja, tanpa menyertakan tanggal kadaluarsa, ia dapat dilihat layak tidaknya dari segi tampilan dan juga aroma. Jika sudah ada bercak-bercak putih semacam jamur, artinya tak bagus lagi untuk dikonsumsi. Begitu juga jika keluar aroma yang kurang sedap.

  3. Izin dari departemen kesehatan, bumbu instan yang diproduksi tentunya harus berdasarkan izin BPOM ini, hal tersebut untuk menjamin keamanan. Karena Anda sendiri tak tau kandungan apa saja yang sudah dicampurkan didalamnya. Selain dari BPOM ini juga harus mengantongi izin halal. Khususnya untuk dikonsumsi umat muslim yang pilah-pilih pada sumber nutrisi tubuh.

  4. Berapa jumlah prosentase MSG yang ada di dalamnya. Tak mungkin ada bumbu jadi yang dibuat tanpa tambahan bahan ini, karena justru dari MSG inilah rasakan semakin kuat. Sebenarnya ia cukup aman dikonsumsi asalkan masih dalam prosentase yang kecil. Ia dapat dengan mudah dilihat pada tabel komposisi bahan.

  5. Penggunaan zat warna, jenis-jenis tertentu aman, khususnya untuk makanan, namun juga ada beberapa kategori bahan pewarna berbahaya, biasanya ia memiliki tampilan yang sangat mencolok dan keluar aroma seperti tekstil.

  6. Keberadaan pengawet, agar tahan lebih lama sudah pasti pabrik tak mau rugi dengan memproduksi bumbu yang mudah kadaluarsa, jelas ada kandungan bahan pengawet di dalamnya, namun tentu dengan yang harus aman dikonsumsi. Begitu juga prosentase keberadaannya.


Mudah bukan, tak perlu khawatir lagi bagi Anda yang senang memasak dengan bumbu masakan instan ini. Karena tetap ada yang menjamin keamanan untuk Anda tentunya dengan pemilihan yang tepat.