Tuesday, 13 December 2016

Cara Merawat Bayi untuk Ibu Muda

Memiliki buah hati untuk pertama kali tentu saja menjadi hal yang tak terlupakan bagi seorang wanita karena dengan memiliki buah hati mereka sudah sepenuhnya menjadi seorang ibu. Memiliki buah hati tentu menjadi hal yang sangat menyenangkan. Tak heran jika banyak orang tua, khususnya seorang ibu mempersiapkan segala hal menjelang kelahirannya. Tapi di balik itu semua, seorang ibu sering menjumpai sebuah permasalahan yakni belum mahir dalam merawat buah hati. Apakah Anda salah satu diantaranya? Jika benar begitu lebih baik baca saja tips dan trik cara merawat bayi untuk ibu mudah dan masih pemula.


merawat bayi


Menggendong


Sebagai seorang ibu mudah yang masih pemula, Anda tentu saja dituntut untuk bisa menggendong bayi. Namun kebanyakan ibu mengalami canggung ketika melakukannya. Sebenarnya Anda tidak perlu canggung karena menggendong bayi tidak sesulit yang dibayangkan. Cara menggendong bayi yang benar adalah seperti berikut:




  • Pertama angkat bagian kepala bawah hingga leher bayi dengan satu tangan.

  • Sedangkan tangan yang lainnya bisa digunakan untuk menyangga bagian pantat bayi.

  • Setelah itu angkat bayi secara perlahan menuju dada Anda. Kemudian betulkan posisi kepala agar lebih nyaman untuk digendong. Pastikan Anda membetulkan posisi kepala dengan perlahan.

  • Jika ingin meletakkan, pegang bagian kepala dan leher secara perlahan. Kemudian letakkan pada permukaan yang datar dan juga empuk. Setelah itu barulah Anda melepaskan pegangan pada bagian pantat dengan perlahan.


Merawat tali pusat


Merawat tali pusat bayi memang perlu hati-hati dan tidak boleh sembarangan. Karena jika sembarangan tentu saja bisa membahayakan. Tips untuk merawat bayi yang masih memiliki tali pusat adalah seperti berikut:




  • Pastikan ketika mandi tali pusat tidak lembab apalagi basah. Jika terlanjur, segera keringkan perlahan menggunakan handuk ataupun waslap. Namun pastikan handuk dan waslap dalam keadaan bersih.

  • Bersihkan tali pusat dengan alkohol menggunakan cotton bud. Setelah itu barulah Anda bisa mengganti kain kasa yang melekat.

  • Setelah kain kasa diganti, pakaikan bayi baju dengan perlahan dan jangan sampai melukai tali pusatnya tersebut.

  • Jika memang ada kesulitan atau permasalahan ketika merawat tali pusat, Anda bisa berkonsultasi kepada dokter ataupun bidan.


Mengganti popok


Pada awal kelahiran, umumnya bayi belum menggunakan celana dan masih menggunakan popok kain. Popok ini sebenarnya tidak masalah untuk digunakan. Tapi Anda harus memastikan popok ini dalam keadaan bersih dan steril. Karena jika tidak bisa memicu iritasi pada kulit bayi. Ketika buah hati buang air di popok sebaiknya segera lakukan penggantian. Selain itu setelah mandi sebaiknya pakaikan popok yang baru. Jangan lupa untuk selalu mencuci popok hingga bersih.


Menenangkan bayi


Bayi di awal kelahirannya memang suka menangis. Ini memang normal tapi yang perlu Anda ketahui adalah Anda harus sabar menanganinya. Biasanya tangisan bayi memiliki aneka pertanda seperti merasa lapar, haus ataupun mengantuk. Sebagai ibu Anda harus mengetahui arti tangisan ini. Jika keinginan buah hati sudah terpenuhi, biasanya tangisan tersebut akan berhenti. Tapi jika masih terus menangis mungkin Anda bisa berkonsultasi kepada dokter.


Itulah beberapa tips merawat bayi bagi ibu muda dan masih pemula. Memang pada awal merawat buah hati akan merasa sedikit repot. Ketelatenan dan kesabaran diperlukan untuk merawat buah hati. Tak perlu mengalami baby blues karena memang itulah konsekuensi memiliki seorang buah hati. Semoga tips ini bisa memberikan inspirasi bagi para ibu muda.

0 comments:

Post a Comment