Monday, 5 December 2016

Lebih Cermat Memilih Bumbu Masakan Instan yang Aman untuk Kesehatan

Untuk menunjang asupan makan harian, sebagian orang memang lebih senang memasak sendiri dibandingkan dengan membeli. Alasannya jauh lebih aman karena diolah dengan tepat, kandungan bahan yang ada di dalamnya juga terjamin. Selain itu juga cukup efektif digunakan sebagai sarana dalam berhemat. Karena bisa jadi untuk sekali makan di restoran sebenarnya uang tersebut cukup digunakan berbelanja kebutuhan makan harian. Bagaimana dengan Anda sendiri?, lebih senang memasak atau membeli. Masak sekarang ini bukan hal yang sulit, mengingat ada cukup banyak bumbu masakan instan atau siap pakai yang dijual di pasaran, harga sangat terjangkau dengan rasa yang enak.

bumbu masakan

Tinggal ditambahkan dengan bahan-bahan yang akan Anda olah tanpa harus repot meracik sendiri. Jaminan rasa sudah menggoyang lidah Anda dan juga lebih cepat jadinya. Bumbu instan di pasaran hadir dalam berbagai jenis rasa, mulai dari Anda yang senang dengan makanan-makanan tradisional Indonesia, hingga beberapa bumbu oriental, untuk makanan-makanan dari luar negeri. Ditawarkan dalam harga yang relatif terjangkau.


Namun juga patut diingat bahwa bumbu masakan instan ini tak menjamin nilai kesehatan bagi Anda. Mengingat olahan pabrik terkadang kandungannya juga dicampur berbagai bahan pengawet agar tahan lebih lama. Jika dikonsumsi secara terus menerus tentunya berbahaya bagi kesehatan. Berikut ini setidaknya ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk memilih bumbu praktis yang aman dikonsumsi, yaitu;




  1. Cermat melihat tanggal kadaluarsa produk, biasanya untuk seri produksi perusahaan besar, ia akan dikemas dalam bentuk yang sangat baik, ada tanggal kadaluarsa dan juga mencantumkan komposisi pada bagian kemasan. Anda dapat dengan cermat melihat-lihat apakah bumbu tersebut masih layak konsumsi atau tidak dari tanggal kadaluarsa ini.

  2. Bagi produk bumbu instan yang tak diproduksi oleh perusahaan besar, umumnya Anda hanya menjumpainya dalam bungkusan plastik saja, tanpa menyertakan tanggal kadaluarsa, ia dapat dilihat layak tidaknya dari segi tampilan dan juga aroma. Jika sudah ada bercak-bercak putih semacam jamur, artinya tak bagus lagi untuk dikonsumsi. Begitu juga jika keluar aroma yang kurang sedap.

  3. Izin dari departemen kesehatan, bumbu instan yang diproduksi tentunya harus berdasarkan izin BPOM ini, hal tersebut untuk menjamin keamanan. Karena Anda sendiri tak tau kandungan apa saja yang sudah dicampurkan didalamnya. Selain dari BPOM ini juga harus mengantongi izin halal. Khususnya untuk dikonsumsi umat muslim yang pilah-pilih pada sumber nutrisi tubuh.

  4. Berapa jumlah prosentase MSG yang ada di dalamnya. Tak mungkin ada bumbu jadi yang dibuat tanpa tambahan bahan ini, karena justru dari MSG inilah rasakan semakin kuat. Sebenarnya ia cukup aman dikonsumsi asalkan masih dalam prosentase yang kecil. Ia dapat dengan mudah dilihat pada tabel komposisi bahan.

  5. Penggunaan zat warna, jenis-jenis tertentu aman, khususnya untuk makanan, namun juga ada beberapa kategori bahan pewarna berbahaya, biasanya ia memiliki tampilan yang sangat mencolok dan keluar aroma seperti tekstil.

  6. Keberadaan pengawet, agar tahan lebih lama sudah pasti pabrik tak mau rugi dengan memproduksi bumbu yang mudah kadaluarsa, jelas ada kandungan bahan pengawet di dalamnya, namun tentu dengan yang harus aman dikonsumsi. Begitu juga prosentase keberadaannya.


Mudah bukan, tak perlu khawatir lagi bagi Anda yang senang memasak dengan bumbu masakan instan ini. Karena tetap ada yang menjamin keamanan untuk Anda tentunya dengan pemilihan yang tepat.


0 comments:

Post a Comment